Berkunjung ke Taman Baca Masyarakat Inspiratif Jogja - Komunitaz

Artikel Baru

Komunitaz

Media Gerakan Pemuda

Post Top Ad

Berkunjung ke Taman Baca Masyarakat Inspiratif Jogja


Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menginisiasi kegiatan residensi (magang) literasi budaya dan kewargaan di Taman Baca Masyarakat (TBM) Kuncup Mekar, Desa Kepek, Gunung Kidul, Yogyakarta. TBM Kuncup Mekar merupakan salah satu TBM terbaik dan dijadikan percontohan nasional.

Kegiatan residensi tersebut dihadiri perwilan TBM se-Indonesia. Musyawir, wakil dari Sulawesi Tengah akan membagikan ceritanya mengkuti kegiatan tersebut. Apa saja keseruan dan inspirasi yang dibawa pulang?

Bagaimana bisa ikut di kegiatan residensi literasi budaya dan kewargaan taman baca masyarakat?

Kak Neni Muhidin yang merupakan Ketua Forum Taman Baca Masyarakat Sulawesi Tengah menunjuk saya mewakili TBM Nemu Buku untuk ikut di kegiatan itu.

Apa saja kegiatan yang dilakukan di sana?

Selain tukar pikiran antar relawan tentang aktifitas literasi, saya juga mengikuti dan melihat langsung berbagai kegiatan yang diadakan oleh TBM Kuncup Mekar dan TBM-TBM inspiratif lainnya di Yogyakartra seperti:

1. Agenda diskusi buku tematik. Hal yang menarik, teman-teman di sana bisa  berkomitmen untuk membahas buku dengan model pembagian pembahasan per sub judul buku.

2. Agenda kelas literasi di masing-masing Satelit TBM Kuncup Mekar. Jadi satelit adalah istilah dari cabang TBM Kuncup Mekar, dimana TBM tersebut punya beberapa titik kegiatan atau spot baca di satu desa. Tiap satelit ada yang mengadakan kelas privat pelajaran umum (matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris), ada juga yang memiliki program pembiasaan bahasa lokal (Jawakromoinggil) dan pelatihan kesenian Reog.

3. Agenda kelas belajar alam. Kegiatannya berupa melestarikan kearifan lokal, baik itu dari segi bahasa, kesenian (Gamelan, Karawitan, Reog) dengan menggerakkan anak Karang Taruna.

4. Agenda pameran kampung, yaitu mengadakan galeri foto tentang kampung dan membuat diskusi tentang kampung yang bertujuan untuk melakukan pencatatan dalam bentuk esai atau narasi yang berujung pada pembuatan buku.

5. Agenda panggung kampung. Kegiatanya berupa pertunjukkan musik, teater, puisi, dan Nobar.

Apa saja pelajaran yang didapat?

Saya jadi berpikir untuk mengadopsi beberapa konten kegiatan di sana yang relevan. Bisa juga mengadopsi metode kerja-kerja literasinya. Memang sasaran tindak lanjut dari kegiatan residensi ini supaya menginspirasi TBM yang berkunjung agar meng-upgrade kegiatannya di daerahnya masing-masing.

Sepertinya di tingkat kota seperti Palu, membuat Kelurahan Literasi termasuk ruang lingkup kecil RT/RW bisa jadi hal yang menarik. Kita juga bisa memanfaatkan taman kota dengan membuat gerakan literasi taman.

No comments: