7 Berita Sosial Pilihan Komunitaz, Desember 2017 - Komunitaz

Breaking

Komunitaz

Community Network

Post Top Ad

Minggu, 31 Desember 2017

7 Berita Sosial Pilihan Komunitaz, Desember 2017

Gambar dari m.rmolsumsel.com


1. Sebagian Besar Penduduk Miskin Asia Tenggara Hidup di Indonesia

Laporan dari ‘Asean-China-UNDP Report on Financing the Sustainable Development Goals (SDG) in ASEAN’ menunjukkan, sebagian besar penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan di Kawasan Asia Tenggara hidup di Indonesia dan Filipina. Sekitar 36 juta orang yang hidup di bawah garis kemiskinan, 90 persennya berada di Indonesia dan Filipina. Salah satu indikator kemiskinanya adalah yang berpenghasilan rendah - sekitar US$ 1,90 atau setara dengan Rp 25 ribu per hari.

2. Adik Kakak, yang Tinggal di Kota Makassar Bergantian Seragam ke Sekolah

Karena hidup dalam garis kemiskinan dan memiliki keterbatasan dana, adik kakak, Bayu dan Rehan, yang tinggal di sebuah gubuk berukuran 3x3 meter persegi di Kota Makassar, terpaksa harus bergantian seragam ketika hendak ke sekolah. Sejak bapaknya menderita sakit strok dan hanya menjalani perawatan digubuk kecilnya, sang ibu menjadi satu-satunya tumpuan hidup keluarga dengan menawarkan jasa mencuci pakaian keliling.

3. Ribuan Penyandang Disabilitas Rungu Wicara Diberi Alat Bantu Dengar Gratis

Tahun 2015-2017, ada sekitar 12.500 orang penyandang disabilitas rungu wicara yang sudah menerima alat bantu dengar gratis dengan garansi seumur hidup dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Upaya pemenuhan alat bantu tersebut bersumber dari APBN atau kemitraan lainnya, baik dari dalam maupun luar negeri. Total penyandang disabilitas rungu sebanyak 6.952.797 orang sesuai Survei Penduduk Antra Sensus (Supas) Tahun 2015.

4. Serangan Dilakuan Seorang Pria Bersenjata ke Gereja Kairo

Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di luar sebuah gereja di selatan Kairo menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai lima lainnya. Satu dari korban tewas adalah seorang anggota polisi. Rincian tentang serangan itu masih dikumpulkan. Sejauh ini belum ada yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

5. Sebuah Kampanye Media Sosial Bernama 'CELUP' (cekrek, lapor, upload) Menjadi Viral

Sebuah kampanye di media sosial yang mendorong masyarakat menjadi “polisi moral” untuk memberikan sanksi sosial terhadap pasangan yang mengumbar kemesraan di ruang publik menjadi viral. Kampanye ini diberi nama 'CELUP' (cekrek, lapor, upload). Akun @cekrek.lapor.upload di Instagram mengajak warga masyarakat mengunggah foto-foto yang dianggap asusila.

6. Myanmar Kembali Merusak 40 Desa Rohingya

Lembaga hak asasi manusia internasional Human Rights Watch (HRW) mengidentifikasi 40 desa yang gedung-gedungnya baru dirusak, sehingga menambah jumlah desa Rohingya yang hancur sebagian atau seluruhnya menjadi 354 desa sejak Agustus 2017. Bangladesh bekerjasama dengan Myanmar untuk mulai mengembalikan pengungsi dalam jangka waktu dua bulan, namun perusakan desa-desa Rohingya oleh tentara Myanmar menunjukkan komitmen pemerintah Myanmar yang tidak serius.

7. Proyek Terowongan Jalan Tol, Solusi Untuk Kurangi Banjir dan Macet Ibu Kota

Proyek pembangunan terowongan jalan tol dan pengendalian banjir terpadu Jakarta siap dilaksanakan pertengahan 2018 mendatang. Integrated tunnel itu dinilai mampu kurangi banjir dan macet sekitar 80%. Project tersebut dikerjakan dalam jangka waktu 45 tahun. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari pembangunan enam ruas jalan tol dalam kota.

Tidak ada komentar: