7 Berita Budaya Pilihan Komunitaz, Desember 2017 - Komunitaz

Breaking

Komunitaz

Community Network

Post Top Ad

Minggu, 31 Desember 2017

7 Berita Budaya Pilihan Komunitaz, Desember 2017

Gambar dari id.techinasia.com


1. Kebudayaan Orang Rimba Disertifikasi Kemendikbud

Sejumlah kemahiran dan kebiasaan Orang Rimba Jambi akhirnya diakui sebagai warisan budaya Indonesia. Ini ditandai dengan penyerahan sertifikat Budaya Tak Benda dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Warisan budaya Rimba Jambi itu diantaranya, Sebilik Sumpah (kemahiran kerajinan tradisional berupa gelang atau kalung) dan Tomboi Gambik Rapa (pengetahuan dan kebiasaan mengenai alam dan semesta).

2. Tari Kecak dari Bali Diperkenalkan ke Workshop Internasional

Salah satu pekerja seni Indonesia, Mhya Johannes memperkenalkan budaya Indonesia ke Internasional dalam salah satu workshop bergengsi di Lincoln Centre for The Peforming Arts, New York. Dalam kegiatan yang mengumpulkan 67 Sutradara dari 23 negara ini, Mhya memperkenalkan tarian Kecak dari Bali dan cerita tentang Ramayana.

3. Dalam Rangka Hari Keris Sedunia, 150 Keris Era Kerajaan Majapahit Dipamerkan

Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI) memamerkan 150 keris era kerajaan Majapahit di Museum Pusaka, Komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Pameran ini digelar dalam rangka merayakan hari keris sedunia. Keris-keris yang dipamerkan berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Lombok.

4. Pria Asal Australia Tinggal Bersama Suku Mentawai Selama 8 Tahun

Krisis keuangan global yang mengguncang dunia pada 2008 membuat Rob Henry memutuskan untuk meninggalkan rumah dan pekerjaannya di Australia. Ia melakukan pencarian jati diri dengan tinggal bersama suku Mentawai selama delapan tahun. Rob belajar bahasa daerah setempat dan menyatukan dirinya dalam masyarakat. Dia juga belajar lebih banyak tentang kepercayaan adat tradisional suku di sana yang dinamakan Arat Sabulungan.

5. Seniman di Kota Bekasi Mendirikan Rumah Budaya

Untuk menghadapi tantangan global, para seniman di Kota Bekasi mendirikan “Rumah Budaya Satu-satu”. Rumah Budaya ini diharapkan menjadi sarana penguatan media penyangga dan ekspresi budaya, yang dapat meningkatkan posisi tawar budaya Indonesia di tengah arus global. Termasuk, memperjuangkan hak hidup dan berkembangnya budaya Indonesia yang mengandung nilai-nilai luhur.

6. Tiga Ribu Orang Menari Serentak di Tiga Kota dalam Acara Indonesia Menari 2017

Rutin diselenggarakan sejak 2012, Bakti Budaya Djarum Foundation kembali menghadirkan Indonesia Menari 2017. Tiga ribu orang menari serentak di tiga kota, yaitu, Jakarta, Solo, dan Bandung. Indonesia Menari 2017 dilangsungkan dengan bentuk tarian massal koreografi yang menggabungkan beberapa gerakan tari tradisional nusantara dan tarian modern dengan durasi 4 menit, diiringi musik aransemen.

7. Warga Dusun Banjarsari Saling Cambuk dengan Rotan Untuk Melestarikan Tradisi

Warga Dusun Banjarsari, Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur melestarikan tradisi peninggalan nenek moyang yang tergolong ekstrem. Tradisi itu adalah ritual meminta hujan dengan menggelar kesenian tradisional Ujung, yaitu dua orang laki-laki yang bertelanjang dada dan saling cambuk menggunakan rotan. Kalau darah yang keluar lebih banyak, dipercaya hujan akan lebih cepat turun.

Tidak ada komentar: